Tulisan
ini sebenernya merupakan copas dari FB group "Komunitas Robotijo
Indonesia". Yang ngasih artikel ini juga lupa linknya dari mana..
tidak ada maksud apapun, this is why i choose android. Baca saja,
ceritanya keren.
LITTLE ABOUT THE HISTORY OF ANDROID
Oleh Lucky Sebastian
Guys, apa kabar. Kiranya sekarang sudah banyak yang mendengar tentang
android dan boomingnya. Dalam tulisan iseng ini, saya mau berbagi
cerita tentang awal mulanya android kenapa bisa muncul, sudah sampai
mana dan mau kemana. Tulisan ini sebagian pernah saya ceritakan sebagai
bagian presentasi dalam gathering id-android yg entah ke berapa
kali, dan sedikit dalam peluncuran Dell Streak. Kiranya bermanfaat
buat android lover dan gadgeteer lainnya, untuk melihat semangat yang
dikandung android di dalamnya.
Suatu ketika Google, raksasa search engine, membeli Android inc, yang
dipimpin Andy Rubin. Setelah dibeli, Google mengangkat Andy Rubin
sebagai Vice President of Engineering urusan android, google menyadari,
Andy Rubin yang berkutat di android adalah orang yang paling
mengerti tentang android, orang ini tetap harus memimpin. (Bandingkan
dengan kisah Steve Jobs di Apple inc, dia yang membuat apple, dia
memberi rohnya, saat membesarkan Apple, eh dia bisa disingkirkan dari
Apple sampai harus membuat Next computer, dan akhirnya kembali ke
Apple menghasilkan kejayaan)
Saat itu digelar meeting, untuk mendengarkan visi dan misi dari
Android yang dibawakan oleh Andy Rubin. Hadir disana adalah VP
Engineering google, Vic Gundotra. Ketika meeting baru mulai dan Andy
siap memaparkan apa itu android, Vic langsung menyela dengan skeptis,
dengan pertanyaan:
"Andy, apa dunia ini benar masih butuh mobile operating system lain?"
Usaha google adalah di mesin pencari dan iklan, dan mesin pencari
google sudah ada disetiap smartphone. Saat itu di dunia sudah ada banyak
operating system, ada Windows Mobile, ada Blackberry, ada Symbian ,
dan ada rajanya smartphone, Apple dengan iPhone or iOS nya, belum
lagi operating system kecil lain. Dan Andy menjelaskan demikian, ada 2
point utama kenapa android harus dibuat;
Point pertama.
Saat ini kita sedang kritis, dan butuh sebuah operating system yang
free dan terbuka (open source) supaya setiap developer bisa bebas
berinovasi di setiap level di dalamnya. Dengan cara ini para pembuat
handset atau vendor bisa membuat handset sesuai keinginannya, boleh
layar 2", 3" atau 4". Boleh pakai keyboard, boleh tidak., boleh ada
kamera depan atau tidak.. Dan nanti semua operator bisa ikut bergabung
bersama sesuai kemampuan mereka, boleh 2G, 3G, 4G, LTE, Wimax, boleh
CDMA boleh GSM dll. Akhirnya nanti adalah konsumen yang diuntungkan,
mereka bisa menentukan sendiri handset smartphone android mana yang
terbaik menurut mereka, sesuai kebutuhan, kemampuan dan operator yang
menjadi pilihan mereka. Dan begitulah dasar dari android yang ada
sekarang, dalam usia masuk 2 tahun, android ada di berbagai merk, ada yg
murah , ada yang mahal, ada yg layar 2 inch, 3" , 4" bahkan 5" dan
7", ada yang kecepatan prosesornya 300Mhz, ada yang 1Ghz, dan ada yang
lebih dari itu , ada yang berkeyboard, ada yang berlayar sentuh
kapasitif, resistif, berkamera depan, berkamera 3MP, 5MP, 8MP dll, juga
dengan berbagai dukungan operator berbeda-beda, android fit di
dalamnya.
Point ke 2.
Andy menambahkan point ke 2. Karena kini google adalah raksasa IT,
google punya kemampuan. Kalau google diam saja, maka dunia akan
menghadapi Draconian Future -- draconian future mengacu kepada jaman
Yunani ketika seorang bernama Draco menjadi pengatur hukum disana,
dimana pelanggaran kecil saja mendapat hukuman yang berat)--- masa depan
yang "sulit" dimana nanti di depan hanya akan ada:
1 Orang
1 Perusahaan
1 Operating System
dan 1 Operator saja yang bisa jadi pilihan konsumen.
That's the future we don't want. (dan sekarang yg baca bertanya-tanya
siapa yang dimaksud oleh Andy Rubin sebagai 1 penguasa? , kuncinya
adalah tahun 1984 )
Pembicaraan ditutup dengan kata2 ini:
Jadi jika kita adalah orang yang percaya akan: Keterbukaan, percaya
akan Pilihan dan percaya akan Inovasi yang bisa dilakukan semua orang
Selamat datang di Android! Semangat ini yang membawa Android terus
berevolusi sampai sekarang, maka dalam 1,5 tahun kehadiran android,
sudah dipercaya oleh:
59 Operator
48 Negara
21 OEM
100 ribu aplikasi
200ribu android baru diaktivasi setiap hari.
Data sekarang sepertinya jauh lebih banyak, data ini kira2 ada di
bulan Juni-Juli 2010. Sekarang, pada tahun 2012, android berumur 3
tahun. Dalam umur yang sangat muda, kita merasakah euforia nya merangsek
semua aspek, silahkan buka semua grafik yang ada tentang android,
semua menyatakan gerakan yang menaik, setiap hari berita-berita gadgets
diisi oleh android, setiap beberapa hari android model baru di
launching. Semua aspek , semua level konsumen hampir bisa menggunakan
android sebagai pilihannya, mau yang murah dikepala 1 juta ada, mau
yang tercanggih dan cepat ada, mau yang level mid ada, mau cdma, mau
gsm, mau yang bisa hsdpa, mau yang 4G, semua ada.
Sebuah gerakan keterbukaan dan gratis (open source dan free) ,
membuat pandangan tentang sesuatu yang gratis biasanya tidak bagus,
dijungkir balikkan. Lihat aplikasi2 dari google yang gratis tanpa harus
bayar, we can say itu adalah aplikasi2 terbaik dibanding yang harus
berbayar sekalipun.
Lihat mereka yang cepat tanggap dan langsung berani menaiki perahu
keterbukaan ini, misalnya Motorola, ketika diambang keterpurukan ketika
tidak mampu bersaing dengan merk2 lain dalam hal inovasi, langsung
menanjak bahkan memperoleh anugerah best smartphone 2009, dan sekarang
adalah merk yang sangat berinovasi dengan android nya dibanyak
level. Dengan berani boss Motorola berkata: "kedepan motorola hanya
akan membuat smartphone android"
Lihat HTC, sama2 langsung berani percaya kepada google dan menjadi
partner terbaik, sekarang namanya bersinar di dunia sebagai pembuat
smartphone kelas atas dan membukukan keuntungan naik 60% dalam setahun.
Samsung melakukan gebrakan, mengusung android dan langsung berani
fight dengan sang raksasa iPhone, sekarang SGS terjual jutaan dalam
waktu singkat, ada di banyak negara, dengan variasi type dan diusung
operator kelas atas.
Nokia, terlena dengan keberhasilannya yang panjang, lupa dan lambat
berinovasi, sekarang sulit mengejar 2 raksasa , android dan iPhone.
Hanya bisa mengejek ketika ditanya kenapa tidak ikut segera masuk ke
kapal android, " hanya seperti anak kecil yang kencing dalam celana
waktu musim dingin, untuk merasakan kehangatan sesaat" begitu kira2
komentar CEO Nokia, dan kini proyek meego nya masih harus berjuang keras
membuktikan diri untuk bersaing dengan raksasa android dan iphone
yang terus berlari berkejaran, setelah langkahnya membuat segala macam
OVI untuk menyaingi rival penggerusnya BlackBerry kandas. Blackberry
menyadari, dia sangat hebat di sosialita dan server, tapi untuk
menggapai level emas smartphone terbaik masih harus digapai lebih keras,
ketika usahanya berevolusi di blackberry OS 6, BB Torch masih
dianggap belum selevel duo raksasa.
Ini seperti dalam sekolah SMA, biasanya ada seorang murid yang
menjadi idola, ganteng, ramah tamah, banyak teman dan disukai banyak
orang juga terkenal disekolah. Tapi nanti yang namanya ada dihalaman
khusus di buku tahunan, dan terpajang namanya di dinding hall of fame
sekolah adalah bukan yang terganteng dan banyak teman, tapi selalu :
lulusan terbaik. Dan calon lulusan terbaik itu adalah android dan
iPhone. Itulah fakta yang berbicara dalam 2 tahun ini, tentang
keterbukaan, pilihan dan inovasi. Dan sekarang dipuncak pertarungan
hanya ada 2 raksasa, android dan iPhone. (entahlah windows phone 7 akan
jadi raksasa yg lain atau tetap akan ada 2 raksasa)
Mari saya bercerita sedikit tentang pengalaman saya dengan android,
mengapa saya tergila2 dengan nya. Dulu tahun 2009 saya pernah
bercerita tentang why i left blackberry and move on to android,
ketika saya memutuskan berganti "kendaraan" dari bb ke android,
padahal saat itu BB sedang ada di puncak, dan android baru nongol
sebagai handset model ke 2 yang ada di pasaran. Sekarang sudah ada
100 bahkan lebih model handset android. Saat itu android belum
sehebat sekarang, sama seperti saya mengenang ketika pertama mencoba
iPhone 2G, saat itu iPhone juga belum sehebat sekarang. Akhir tahun
2009 google mengumumkan merelease the Nexus One, lompatan android
pertama dengan spek tinggi yang melampaui spek iPhone 3Gs sekalipun,
membuat oom Steve Jobs ngambek dengan mengatakan " kita tidak masuk
ke bisnis mesin pencari,kenapa sekarang google masuk bersaing ke
bisnis kita di smartphone!" ( I Love Steve Jobs, kisah hidupnya,
visinya, speechnya luar biasa dan saya mengamini dia memang pantas
menjadi icon yang membawa perubahaan besar bagi teknologi dunia).
Saya pernah bercerita juga tentang ini (diketika google bermain
cantik) bahwa ternyata dugaan oom Steve salah, google bermaksud lain
ketika membuat Nexus One, dan hasilnya nyata, google hanya mendorong
lebih jauh vendor2 lain untuk mengayuh lebih cepat, makanya dalam tahun
2010 ini perkembangan smartphone menjadi luar biasa cepat, speed
tinggi, layar makin cantik, user interface makih hebat dll. Baru keluar
yang terhebat, sebentar kemudian ada yang lebih hebat. Beberapa
orang mengatakan : cape, baru beli yg terbaik rasanya sudah ada yang
lebih baik lagi. Apple fanboy mengatakan, lebih baik apple,
inovasinya jelas, setahun sekali, beli sekarang , tahun depan baru
ganti lagi:-)
Android fanboy mengatakan, we want more! Let's release the new one
with more power, more innovation now! Jangan tunda2 Sekitar bulan
januari-februari lalu saya menjadi (kemungkinan) angkatan pertama yang
memiliki nexus one, sekarang usianya menuju 1 tahun, betapa dalam
perjalanan memilikinya saya menyaksikan perkembangan yang cepat. Juni
2010, kita mencoba OS android baru yang namanya Froyo 2.2, dan speed
tiba2 naik menjadi 2,5 x lebih cepat. Entah sudah berapa puluh macam
custom rom saya coba,hasil pengembangan otak2 encer dari luar dan dalam
negeri yang menjukkan bakat talentanya. Entah sudah berapa ribu
aplikasi saya coba dalam waktu yang singkat. Saya ingat ketika anak
saya minta handphone nya diganti dari sebuah windows mobile yg
berantakan ketika jatuh dari motor. Dia memilih iPhone, dan semenjak
itu menjadi apple fanboy, cita2 nya 1, menabung untuk membeli iPhone
terbaru dan sebuah Mac.
Dalam waktu singkat dia sudah jago ngehack iPhone, terampil
jailbreak, sehingga memudahkan pekerjaan saya, pulang tinggal kasih
iPhone customer ke tangan dia, besok bangun sudah selesai di jailbreak
dan diisi aplikasi sampai penuh:-)
Waktu dia iseng nyoba2 nexus saya dia berkata: tidak sebagus dan
selancar iPhone, saya iyakan. Saya senang isengi dia ketika ada satu
aplikasi menarik, saya perlihatkan, dan besoknya dia berkutat akan cari
lawannya di iPhone. Ini proses belajar buat dia dan saya untuk
melihat lebih terbuka kemajuan dua raksasa. Keluhannya tentang iPhone
kadang hanya masalah menjadi berat ketika terlalu banyak di hack,
mendahului masanya bikin iPhone bisa multitasking, bisa dikelompokkan
dll, dan kadang dia harus mulai dari awal lagi ketika akhirnya
iPhone nya ngehang berkepanjangan. Dan lama2 dia mengeluh menantikan
iPhone 4 yg tidak nongol2 , kata dia bosan mau diapain lagi iPhone
yang sekarang Saya jadi mengerti kenapa Oom Steve sebel dengan
jailbreakers, it makes iPhone tidak menunjukkan karisma flawlesly nya
lagi.
Disatu sisi saya melihat apple fanboys yang jago jailbreak rindu yang
namanya inovasi segera, menambahkan apa yang dirasa kurang disana,
yang kalau ditunggu harap2 cemas apakah akan dimasukkan dalam edisi
iPhone berikutnya tahun depan. Oom Steve Jobs adalah orang yang
perfectionist, jangan berharap akan masuk ranah wimax atau LTE, sebelum
wimax dan LTE menjadi umum dan terlihat jalan baik. (saat iphone 2g
keluar, dunia lagi test koneksi 3G)
Android berbeda, dia menurut saya seperti Star Trek, " to boldly go
where no one has gone before..." makanya segera ada HTC Evo 4, samsung
epic dan ada desire Z. One day saya pulang bawa iPhone 4, anak saya
begitu senang, langsung dia test, segala macam dia install termasuk
film2 hasil convert nya. Ketika duduk bersama saya bilang ayo kita
lihat siapa lebih snappy sekarang, pertama kita coba scroll, betapa
kaget dia melihat, dulu sama iPhone 3G aja kalah snappy itu nexus,
sekarang nexus yang sama bisa lebih snappy dari iPhone 4:-) Dia tidak
percaya , dibilangnya saya ganti sama handset android baru, setelah
mencoba sendiri dia percaya itu nexus saya yang lama. Besoknya dia
mengembalikan iPhone 4 nya, saya tanya kenapa, dia bilang dia tidak
tertarik lagi, hanya mendapat gambar yang lebih bagus saja tidak ada yg
bisa dioprek lebih jauh... tidak jauh beda sama iPhone nya yang lama.
(saya rasa dia mengoprek terlalu jauh, sehingga apa yang ada
sekarang di iPhone4 dulu sudah dirasakannya walau tidak sehebat
pengalaman aslinya)
Pada cerita diatas saya bukan meledek iPhone jelek, nope sama sekali
tidak, iPhone 4 sangat bagus. Beberapa kali saya tergoda untuk
memakainya, tapi user experiencenya belum nempel buat saya, seperti baju
yang keren, tapi tidak membuat saya merasa nyaman. Caranya mengolah
email, notification, dan ketergantungan yang tidak henti kepada
iTunes not fit for me walau aplikasi2 nya luar biasa hebat. Butuh 1
tahun dari iPhone 2G ke 3G untuk menikmati forwarding sms, dan copy
paste, butuh 1 tahun untuk ke 3Gs untuk bisa punya kompas dan
autofokus camera, dan butuh 1 tahun lagi untuk bisa multitasking di
iPhone 4.
Setiap bulan semenjak memakai Nexus, saya mengalami seolah2 selalu
memiliki handset baru, dulu bisanya hanya ini, sekarang bisa itu, dulu
speed saya hanya segini, sekarang saya bisa melewati barriernya:-)
Menurut saya ini adalah hasil dari keterbukaan dan inovasi setiap level
yang boleh dilakukan semua orang. Saya sekarang sangat nyaman dengan
Nexus one yang sangat cepat dan snappy, dan sudah tidak sabar
menantikan inovasi di Gingerbread, android 3.0! Keterbukaan bukan
disukai semua orang, seperti baru saja Oom Steve dalam wawancara
dengan macworld menyinggung masalah fragmentasi di android dan masalah
keterbukaan android dibanding dengan ketertutupan apple.
Oom SJ menyinggung masalah android market, akan ada market dari
bestbuy, dari amazon, dari verizon, vodafone dan dari google sendiri,
(belum lagi market2 lokal), dikatakan ini akan membuat developer
bingung. (setiap cerita oom steve selalu bawa developers, bahwa apple
adalah yang terbaik yang mengayomi developers, disatu sisi ini
menunjukkan pengakuan bahwa iphone menjadi hebat karena inovasi dan
dukungan developer?)
Sebelumnya masalah ini pernah dibawa menjadi pertanyaan ke google,
why google membiarkan ada "toko" aplikasi lain selain android market?
Tidakkah membuat google rugi? Pertama google bercerita , bahwa
komitmen mereka terhadap keterbukaan (open source) jelas, bolehnya
dibuat toko aplikasi lain sah sah saja, ini dianggap memperkaya
keterbukaan tersebut, developer boleh memilih mana yang fit buat
mereka,sama dengan cerita diatas konsumen android boleh pilih type
android mana dan operator mana yang dianggap paling fit buat mereka.
Google tidak berbisnis jualan aplikasi, Oom Steve iya di appsore nya.
Tidak ada kerugian buat google ada toko aplikasi yg hasil
penjualannya tidak masuk ke kas google, karena itu bukan core bisnis
google, core bisnis google di iklan Dengan banyaknya android,
sekarang pertumbuhan hit iklan di android naik 5x lipat. Ini seperti
memberi petani lahan gratis, ujung2nya menang pilkada Kalau ada
appstore lain di iphone tentu ini mengurangi pendapatan oom Steve
secara signifikan, karena jualan lagu dan aplikasi disana sumbangan
buat apple sangat-sangat besar. Kalau saya jadi Oom Steve, memang itu
langkah logis paling cengli, harus bisa monopoli:-)
Masalah opensource android bukan hanya diuji di toko aplikasi,
beberapa handset android keluar dengan mesin pencari bukan google,
melainkan Bing dari microsoft atau Yahoo search. Google diminta
komentarnya, menurut pandangan orang2 itu memang kurang ajar, sudah
jelas2 android punya google dan anda ganti mesin pencarinya dengan yg
lain. Google dengan tenang hanya menjawab, "kalau kami melarang mesin
pencari lain, bukankah itu mencederai semangat open source?" Makanya
dengan free anda bisa mencari aplikasi pencari lain di market android,
diantaranya Bing dan Yahoo search... but kita2 tahu siapa yang bisa
diandalkan. (kalau waktu itu gosip iPhone baru akan memakai Bing
sebagai mesin pencari pengganti google menjadi kenyataan, bagaimana
rasanya memiliki sebuah iPhone? I thing you'll miss something big Di
android ada banyak aplikasi untuk sebuah browser, xscope, dolphine
HD, Opera, Fennec (firefox), skyfire dll... apa yang menurut kita
lebih nyaman atau lebih baik silahkan dipakai bersama chrome lite
bawaan android bahkan menggantikannya. Butuh berapa generasi iPhone
sampai opera dijinkan ada sebagai pendamping safari browser?
Fragmentasi diangkat besar2 oleh Oom Steve kemarin itu, sebagai
masalah besar di android, salah satu contohnya bahwa butuh 100 lebih
macam aplikasi Tweet deck (oom SJ keseleo menyebutnya TwitterDeck) untuk
fit di 244 macam handset android (sekarang kita tahu ada 244 macam
handset android, how fast, juni lalu di Google IO baru around 60-80
macam). Tapi ternyata besoknya dijawab oleh boss TweetDeck bahwa hanya
ada 2 orang yang ngurusin aplikasi tweetdeck untuk android,
menunjukkan fragmentasi hanya masalah kecil.
Fragmentasi saya lihat terjadi kalau vendor lambat mengikuti arus,
misal sony ericsson yang dari awal bikin handset di bulan Juni x10,
dilanjutkan x10 mini, mini pro, dan sampai sekarang yang terbaru x8
tetap pakai donut 1.6 didalamnya, maka akan mengalami aplikasi2 baru
tidak bisa jalan di handsetnya ketika developer membuatnya untuk OS yang
lebih maju. Kemungkinan dengan ini google mengajari ayo maju-maju,
kalau nanti tidak inovasi kamu dilibas yang lain. Jadi ketika mau ikut
keberhasilan didalam perahu android, selain menghasilkan handset
yang layak jual, vendor juga harus ikut mendayung, kalau tidak
tertinggal dan dilupakan.
Benar ada masalah fragmentasi di android, tapi no big deals seperti
diceritakan diatas. Apakah masalah ini tidak ada di iPhone? Dengan
rajinnya sekarang iPhone berperang dengan lock jailbreak, setiap
beberapa saat ada upgrade, 4.0, 4.01. 4.02, 4.1 dan mau 4.2 . Kalau kita
rajin mendownloadnya bayangkan berapa giga habis untuk OS ini,
karena iphone OS nya sudah menyentuh 500-600 Mega:-) Dan tidak semua
aplikasi yang tadinya jalan di OS yang satu akan jalan di OS
mendatang Oom Steve , senang dengan angka2, penjualan iPhone sekian
juta, mengalahkan RIM dll (walau kemudian dibantah oleh RIM juga),
jangan suka tergiur dengan angka2. Look at Nokia, terlalu asik dengan
angka2 penjualannya sampai lupa berinovasi, dan a little too late
sekarang untuk mengejar perahu iPhone dan android yg asik ngebut.
Walau tahun 2012 symbian akan tetap nomer 1 dalam hal jumlah, tapi
tidak lagi ada gengsi memakainya.
Jangan nanti suatu saat speech oom Steve yang memberikan banyak inspirasi hanya tinggal angka2...
Kalau oom Steve berhenti berinovasi, saya takut android juga
berhenti, coz no one to fight for. Keep Open Source Keep open for
choices Keep Innovation Senang kamu hadir menjadi penyeimbang, so we
don't face a draconian future.
#
Oleh Narindra 'iBay di ◄ ۞ஜ Galaxy Pocket FB Community ஜ ۞►
0 komentar:
Posting Komentar